Showing posts with label Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Rasanya Menjadi Mahasiswa

Respons: 0 komentar
Foto bersama mr Jonas saat kuliah pengantar TIK
Setelah sekian lama menjadi seorang mahasiswa, saya ingin berbagi tau bagaimana ya rasanya menjadi seorang mahasiswa itu. (alumni bertanya! Emang udah  berapa lama kamu jadi mahasiswa? Ehheh.. emm baru Satu semester bang.. =,=”) . Ah, jangan dipikirkan berapa lama saya menjabat sebagai mahasiswa, tapi lihatlah sudut pandang saya rasanya menjadi mahasiswa.

Mahasiswa sudah tentu identik dengan kuliah. Jadi kalau nantinya saya menceritakan pengalaman kuliah sama saja yaa.
Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda tentang pengalaman kuliahnya, dipostingan ini adalah pengalaman rasa menjadi mahasiswa dari diri saya sendiri. Ada hal yang perlu digaris bawahi dari pengalaman tentang saya adalah saya bukan anak kos, artinya saya anak kandung dari orang tua saya.. maksudnya saya asli tulen tinggal satu kota dengan kampus saya. Tapi tidak jauh beda juga lah pengalaman jadi mahasiswa di kampus. Yang bedanya mungkin kalau dirumah yaa. Ahh terlalu panjang, langsung saja pengalamannya.

Bagi saya pribadi ya, orang yang kuliahnya sesuai dengan jurusan yang ia sukai,  menjadi mahasiswa itu lebih menyenangkan ketimbang menjadi seorang siswa. Alhamdulillah saya berada dalam golongan tersebut. Namun banyak juga faktor lain yang membuat kuliah terasa tidak menyenangkan  walaupun jurusan tersebut kita minati, Seperti bila teman seruang kuliahmu adalah musuhmu, atau terikat kontrak konflik dengan dosen. ehhh... 

Hal lain yang akan menimpamu saat menjadi mahasiswa adalah dirimu tidak akan dimanjakan seperti saat menjadi siswa, ini bagian yang paliing terasa, dosen seakan-akan masa bodo tentang mu, nilaimu, dll. Termasuk juga dalam penyampaian materi, apakah kamu ngerti materinya atau gak, biasanya dosen tidak mau tau. "loe loe, gue gue".Tapi mungkin ada juga sebagian dosen yang baik. ini kan pengalaman saya.

Menjadi mahasiswa juga diberikan kebebasan terlalu bebas, saking bebasnya gak masuk kuliah pun boleh, Cabut saat belajar gak ada yang larang, Tidur saat kuliah pun boleh (tergantung dosen). Tapi kalau membakar ruang kuliah saya kurang tau boleh atau dilarang, soalnya belum pernah liat ada yang nyoba. Yang pasti  kalau meninggalkan Shalat dan berjudi itu hukumnya HARAM dan dilarang Agama.

Menjadi mahasiswa juga akan merasakan berbaur dengan berbagai tipe manusia dari berbagai daerah, karena yang berhasil lulus masuk Universitas bukan cuma anak dalam kota aja, tapi banyak juga yang asalnya dari berbagai pelosok, walaupun anak dalam kota lebih mendominasi. Rasanya yaa sepertinya sama aja yaa. Mungkin kita lebih banyak mengetahui tipe-tipe orang. Ada yang logatnya lucu, ada yang sifatnya aneh, dll. Padahal di daerahnya itu biasa.

Semenjak menjadi mahasiswa saya juga terasa menjadi lebih dewasa (cee i lee..haha). Kenapa? Karena.. salah satu ciri-ciri orang dewasa bila dibandingkan dengan remaja adalah orang dewasa tidak bergaul secara berkelompok atau membentuk geng-geng, tidak seperti saat SMA yang selalu berkelompok. Nah itulah ciri-ciri dewasa yang sudah ada pada saya semenjak jadi mahasiswa. Mahasiswa juga lebih mandiri dan lebih berani, mampu menentukan tindakan apa yang harus dilakukan bila diberi suatu masalah. Karena saya masih tergolong Mahasiswa baru, jadi saya belum terlalu mandiri dan belum terlalu berani juga (nyari alasan).

Selain itu mahasiswa harus siap sedia dalam menghadapi permasalahan yang tiba-tiba muncul menghadang, seperti: tiba-tiba diberi tugas bejibun. Tiba-tiba Quiz mendadak, Tiba-tiba ada jadwal ganti padahal lagi libur, tiba-tiba lupa kumpul tugas(ehh), tiba-tiba bocor ban motor (=,="), tiba-tiba dikasih uang (yeah). dan tiba-tiba Shock ketika melihat nilai A,B,C,D atau E.

Ane rasa untuk saat ini segitu aja beberapa rasa menjadi mahasiswa dari saya pribadi. karena saya seorang mahasiswa semester satu yang sedang menuju semester dua, saya sadar masih banyak asam garam dunia perkuliahan yang belum saya rasakan. Bila ada hal yang mungkin ingin dikritik dapat ditujukan dikolom komentar. Dan mohon maaf bila ada tulisan yang tidak berkenan dihati Sobat, karena tiap manusia itu berbeda-beda. Perbedaan itu menghasilkan keadaan seperti saat ini didunia . Jadi berbeda itu mau tidak mau harus ada didunia ini. (??)

~Selesai~
»»  READMORE...

Bahan-Bahan Ujian Final MKU B.Indonesia

Respons: 0 komentar
Postingan kali ini khusus untuk saya dan teman-teman saya yang akan menghadapi ujian final MKU B.Indonesia. Nah tanpa basa basi langsung saja beberapa bahan yang saya rasa penting untuk dipelajari.

Dosen telah memberikan kisi-kisi soal yang akan diberikan saat ujian nanti. Yaitu:
1. Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang pemakaiannya berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan.

MACAM-MACAM RAGAM BAHASA :

1.Ragam baku adalah ragam bahasa yang oleh penuturnya dipandang sebagai ragam yang baik. Ragam ini biasa dipakai dalam kalangan terdidik, karya ilmiah, suasana resmi, atau surat resmi.

2.Ragam cakapan (ragam akrab) adalah ragam bahasa yang dipakai apabila pembicara menganggap kawan bicara sebagai sesama, lebih muda, lebih rendah statusnya atau apabila topik pembicara bersifat tidak resmi.
3.Ragam hormat adalah ragam bahasa yang dipakai apabila lawan bicara orang yang dihormati, misalnya orang tua dan atasan.
4.Ragam kasar adalah ragam bahasa yang digunakan dalam pemakaian tidak resmi di kalangan orang yang saling mengenal.
5.Ragam lisan adalah ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman.
6.Ragam resmi adalah ragam bahasa yang dipakai dalam suasana resmi.
7.Ragam tulis adalah ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual

hal-hal yang menyebabkan timbulnya ragam bahasa :
Menurut Dendy sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tidak baku. Dalam situasi resmi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tidak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Terjadinya Ragam Bahasa:
1. Faktor Usia
2. Faktor Gender
3. Faktor Tingkat Pendidikan
4. Faktor Profesi/Jabatan
5. Faktor Budaya Daerah
6. Faktor Bidang yang Ditekuni
7. Faktor Lingkungan Sosial

2. Ejaan
semua materi lengkapnya ada disini 
sangaaaat lengkap, akan terlalu panjang kalo diCopy Paste

3. Pembentukan Kata
kata dasar (akar kata) = kata yang paling sederhana yang belum memiliki imbuhan, juga dapat dikelompokkan sebagai bentuk asal (tunggal) dan bentuk dasar (kompleks), tetapi perbedaan kedua bentuk ini tidak dibahas di sini.
afiks (imbuhan) = satuan terikat (seperangkat huruf tertentu) yang apabila ditambahkan pada kata dasar akan mengubah makna dan membentuk kata baru. Afiks tidak dapat berdiri sendiri dan harus melekat pada satuan lain seperti kata dasar. Istilah afiks termasuk prefiks, sufiks dan konfiks.
prefiks (awalan) = afiks (imbuhan) yang melekat di depan kata dasar untuk membentuk kata baru dengan arti yang berbeda.
sufiks (akhiran) = afiks (imbuhan) yang melekat di belakang kata dasar untuk membentuk kata baru dengan arti yang berbeda.
konfiks (sirkumfiks / simulfiks) = secara simultan (bersamaan), satu afiks melekat di depan kata dasar dan satu afiks melekat di belakang kata dasar yang bersama-sama mendukung satu fungsi.
kata turunan (kata jadian) = kata baru yang diturunkan dari kata dasar yang mendapat imbuhan.
keluarga kata dasar = kelompok kata turunan yang semuanya berasal dari satu kata dasar dan memiliki afiks yang berbeda.
Afiks Bahasa Indonesia yang Umum
prefiks: ber-, di-, ke-, me-, meng-, mem-, meny-, pe-, pem-, peng-, peny-, per-, se-, ter-
sufiks: -an, -kan, -i, -pun, -lah, -kah, -nya
konfiks: ke - an, ber - an, pe - an, peng - an, peny - an, pem - an, per - an, se – nya
untuk lebih lengkapnya tengok disini http://indodic.com/affixindo.html atau search digoogle :D hehehe

4. Kalimat
Untuk pembahasan kalimat, dapat dilihat secara detail pada link berikut ini:


Maaf Cuma bisa kasih link nya aja, karena tidak dimungkinkan untuk dicopy paste, TERLALU BANYAK
5. Paragraf
Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi. Demikian pula dengan paragraf berikutnya mengikuti penyajian seperti paragraf pertama.
Fungsi Paragraf :
Dalam sebuah karangan yang utuh, fungsi utama paragraf yaitu :
a. untuk menandai pembukaan atau awal ide/gagasan baru,
b. sebagai pengembangan lebih lanjut tentang ide sebelumnya, atau
c. sebagai penegasan terhadap gagasan yang diungkapkan terlebih dahulu.
Unsur-Unsur Paragraf/alinea:
Di setiap paragraf harus memuat dua bagian penting, yakni :
1. Kalimat Pokok
Biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi bisa juga diletakkan pada bagian tengah maupun akhir paragraf. Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf. Biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat lainnya dalam bentuk kalimat penjelas.
Ciri-Ciri Kalimat Pokok:
  1. Mengandung permasalahan yang potensial untuk diuraikan lebih lanjut.
  2. Merupakan kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri.
  3. Mempunyai arti yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lain.
  4. Dapat dibentuk tanpa kata sambung atau transisi.
2. Kalimat Penjelas
Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau detail rincian dari kalimat pokok suatu paragraf.
Ciri-Ciri Kalimat Penjelas:
  1. Merupakan kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri.
  2. Arti kalimat baru jelas setelah dihungkan dengan kalimat lain dalam satu alinea.
  3. Pembentukkan sering memerlukan bantuan kata sambung atau frasa penghubung atau kata transisi.
  4. Isinya berupa rincian,keterangan,contoh,dan data lain yang bersifat mendukung kalimat topik.
Bagian-Bagian Suatu Paragraf yang Baik
A. Terdapat ide atau gagasan yang menarik dan diperlukan untuk merangkai keseluruhan tulisan.
B. Kalimat yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan berhubungan dengan wajar.


6.Penulisan Daftar Pustaka
Adapun beberapa ketentuan serta aturan cara penulisan daftar Pustaka yang baik dan benar yaitu :
  1. Bagi penulis yang menggunakan marga/keluarga , nama marga/keluarganya ditulis terlebih dahulu, sedangkan untuk penulis yang tidak menggunakan nama marga / keluarga , diawali dengan penulisan nama akhir / belakang kecuali nama Cina.
  2. Gelar kesarjanaan penulis tidak perlu dicantumkan dalam daftar pustaka
  3. Judul buku dicetak miring atau digarisbawahi pada setiap kata, jadi tidak dibuat garis bawah yang bersambung sepanjang judul
  4. Baris pertama diketik mulai ketukan pertama sedangkan baris kedua dan seterusnya diketik mulai ketukan ke-7
  5. Jarak antara baris satu dengan baris berikutnya satu spasi
  6. Jarak antara sumber satu dengan sumber berikutnya dua spasi
Sedangkan untuk Cara Penulisan Daftar Pustaka dan teknik Penulisan Daftar Pustaka dibedakan berdasarkan sumbernya yaitu sumber dari Jurnal , buku, Internet, Peraturan Pemerintah , Perundang-undangan, Makalah, Karya Tulis serta Surat Kabar / Koran.  Berikut ini merupakan Beberapa Contoh Penulisan yang baik dan benar dari berbagai sumber :
Contoh Daftar Pustaka dari Buku :
- Buku ditulis satu Orang
Christensen R.2006. Roadmap to Strategic HR – Turning A Great Idea into A Business Reality.  New York : Amacom
- Buku ditulis dua Orang
Newman WH and E. Kirby Warren.1977. The Process of Management, Concept, Behaviour and Practice.  New Delhi : Prentice Hall of India Private Ltd.
- Buku ditulis lebih dari dua orang
Ghiselli E. et al 1981.  Measurement Theory for The Behavioral Sciences.  San Francisco : WH. Freeman and Company

7. Unsur kalimat
 Subjek
·         Disebut juga pokok kalimatkarena merupakan unsur inti suatu kalimat.
·         Umumnya berupa kata benda (KB) atau kata lain yang dibendakan.
·         Merupakan jawaban dari pertanyaan “Siapa” atau “Apa”.
·         Contoh :
o    Siwon adalah seorang aktor dan penyanyi.
o    Super Junior adalah boyband favoritku.
o    Buku itu dibeli oleh Kibum.
Prediket
·         Unsur inti pada kalimat yang berfungsi menjelaskan subyek.
·         Biasanya berupa kata kerja (KK) atau kata sifat (KS).
·         Merupakan jawaban dari pertanyaan “Mengapa” dan “Bagaimana”.
·         Contoh :
o    Yesung menyanyi dengan merdu.
o    Hangeng memasak nasi goreng.
o    Leeteuk membaca majalah.
Objek
·         Keterangan predikat yang memiliki hubungan erat dengan predikat.
·         Biasanya terletak di belakang predikat.
·         Dalam kalimat pasif, objek akan menempati posisi subyek.
·         Ada dua macam objek, yaitu :
o    Objek Penderita : kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kelompok kata yang merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subyek.


»»  READMORE...

Pengalaman Matrikulasi

Respons: 0 komentar
Bismillahirrahmanirrahiim... Emm pada postingan kali ini saya akan memposting sedikit pengalaman saya mengenai Matrikulasi saat saya diterima disalah satu Universitas negeri di Aceh.

        Syukur Alhamdulillah bagi kita semua yang telah lulus atau diterima di sebuah Universitas yang kita inginkan. karena sangat disayangkan bagi mereka yang telah lulus UAN kemudian berpesta pora ngecat-cat namun ndak lulus melanjutkan ke perguruan tinggi. =,=. kasian kasian kasian..
tapi enggak papa juga bagi mereka yang memang sudah mau langsung bekerja, atau mungkin langsung kawin, atau jadi pengangguran.

       Ahhh.. sepertinya saya terlalu bertele-tele.. langsung saja saya ceritakan pengalaman matrikulasi saya.
yang pertama harus kita ketahui dulu apa sebenarnya matrikulasi itu.
   
          Matrikulasi adalah penyetaraan kemampuan bagi setiap calon mahasiswa yang biasanya telah lulus melalui jalur USMU (Undangan). Matrikulasi biasanya dilaksanakan selama 30 hari dari pagi sampai sore. Bila ditempat saya (Universitas Syiah Kuala) 4 hari pertama dari matrikulasi diajarkan/diberi tahu/bagaimana kuliah itu, bagaimana sistem belajarnya yang menggunakan sistem SKS. Walaupun membosankan tapi Itu semua penting looo..!! Bagi mereka yang masuk melalui SNMPTN jalur tulis, mereka tidak akan mendapatkan info begitu melalui matrikulasi, namun harus mencari tau sendiri. 
             Selain itu kami juga diberi tahu tips-tips dalam perkuliahan.. cara cepat menyelesaikan kuliah,      diberikan motivasi-motivasi yang tentunya sangat berguna. Setelah fase permulaan kemudian baru dilanjutkan fase pembelajaran. dimana pada tahap awal akan diadakan tes kemampuan bagi para mahasiswa kelulusan jalur USMU. setelah diadakan tes dan mengetahui hasilnya kemudian barulah kami diberi sedikit materi sebagai dasar atau sebagai pemantapan ilmu. Tiap jurusan dipisahkan antara IPS dan IPA.

Mungkin Matrikulasi itu tidak sama semua, lain Universitas lain lagi sistem Matrikulasinya...seperti ibarat lain air(ex: air comberan, air galon, air PDAM) lain pula jenis ikannya namun tetap sama-sama hidup di air. Kan gak mungkin ikan Paus, Hiu hidup di air Comberan. begitu juga matrikulasi lain sistem/caranya namun tujuannya tetap sama. Waah kalau salah maaf yaa.. coz kalau saya baca ulang kayaknya gak nyambung ya. =,=

Emm.. *Bersambung*

»»  READMORE...

Copyright © Terbaru dan Terunik

Designed By: Habib Blog