Kebiasaan Orang-orang Tersukses di Dunia

Respons: 0 komentar





William Gates III / Bill Gates – (Pendiri Microsoft)
Kebiasaan: Membaca
“Saya punya banyak impian ketika masih kecil, dan saya kira semua itu tumbuh dari kenyataan bahwa saya punya banyak kesempatan untuk membaca.” 


Warren Buffett (Pengusaha yang sukses dari pasar modal)
Kebiasaan: Investasi saham jangka panjang.
“Saya tak pernah mencoba cari uang di pasar modal. Yang saya lakukan adalah saya membeli saham dengan asumsi bahwa saham-saham itu akan ditutup hari esok dan tak pernah dibuka lagi untuk lima tahun ke depan.” 


Carlos Slim Helu (Konglomerat Terkaya di Amerika Latin)
Kebiasaan: Dermawan
“Selalu saya katakan bahwa makin baik kita, makin tinggi tanggung jawab kita untuk membantu orang lain. Sama halnya dengan pentingnya menjalankan perusahaandengan selalu membuka mata untuk melihat kalangan bawah. Saya kira kita harus menggunakan pengalaman kewirausahaan kita untuk menjadikan perusahaan kita lebih dermawan.” 


Lawrence Ellison (Pendiri Oracle, perusahaan software)
Kebiasaan: Menekuni hobi
“Saya tertarik pada matematika dan sains karena saya bagus di situ. Saya kita orang cenderung senang mengerjakan sesuatu kalau ia hebat di bidangnya dan tak suka mengerjakan sesuatu karena ia kurang ahli di bidang itu.” 


Ingvar Kamprad (Pendiri IKEA, perusahaan ritel kebutuhan rumah tangga)
Kebiasaan: Mencoba dan tak takut gagal
“Hanya orang yang sedang tidur yang tak membuat kesalahan.” 


Karl Albrecht (Pengusaha Jerman pemilik jaringan supermarket Aldi)
Kebiasaan : Membuat rencana yang detail sebelum negosiasi.
“Mulailah dengan sesuatu yang ideal dan akhiri dengan kesepakatan!” 


Mukesh Ambani (Konglomerat India)
Kebiasaan : Selalu melangkah untuk pertumbuhan bisnis.
“Saya kira prinsip dasar kami adalah: pertumbuhan (usaha) adalah jalan untuk hidup; karena itu kami harus tumbuh sepanjang waktu.”
 
jangan lupa "Like" disini yah
 
»»  READMORE...

Wanita Lebih Panjang Umur Dibanding Pria, Ini Sebabnya

Respons: 0 komentar
Tahukah kamu, ternyata kaum wanita berusia lebih panjang lima sampai enam tahun dibanding pria. Dikutip dari Time, sampai usia 85, perbandingan panjang umur antara perempuan dan laki-laki adalah 6:4. Sementara pada usia 100 tahun, rasio tersebut cenderung menjadi 2:1.

Bagaimana ini bisa terjadi, ada dua hal jadi musababnya.

guardian.co.uk
Pertama, berdasar sebuah studi di Inggris yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Lancester pada lalat buah, ditemukan bahwa hal ini merujuk  ke sejumlah mutasi mitochondrial DNA.

Kesimpulan sementara atau hypotesis riset yang dilakukan tim dari Universitas Lancaster, Inggris, itu melaporkan seperangkat DNA yang diwariskan hanya dari ibu dapat berbahaya bagi lelaki dan mempercepat penuaan pada pria. Mutasi mitochondrial DNA itu akan mempengaruhi berapa lama lelaki hidup dan percepatan proses penuaan mereka.

Mitochondrial DNA, yang ditemukan pada banyak spesies termasuk manusia, hanya diwariskan melalui ibu. Jadi, tak ada tekanan evolusi dari pihak ayah untuk menyaring mutasi yang berbahaya buat lelaki.

Sementara perempuan - yang tak terpengaruh - akan terus mewariskan mutasi itu ke putra mereka. Akumulasi mutasi tersebut akhirnya dapat mengarah kepada perbandingan usia panjang antara lelaki dan perempuan. Oleh peneliti, teori itu dinamakan Mother's Curse atau 'Kutukan Ibu'.
lauraconsistentlyinconsistent.blogspot.com

"Kami memperlihatkan bahwa 'Mother's Curse' jauh lebih luas dampaknya pada sejarah kehidupan pria dibandingkan dengan yang sebelumnya diperkirakan. Ini mengakibatkan penimbunan mutasi yang membuat pria lebih cepat menjadi tua dan menjalani hidup lebih singkat ketimbang perempuan," kata Dr. David Clancy dari Lancaster University.

Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Current Biology.

Kedua, ada pendapat lain yang jadi penyebab laki-laki berumur lebih pendek. Hipotesa ini berdasar pada penelitian Daniel Kruger dari University of Michigan.

Sebabnya adalah karena para pria rela mati demi seks. Angka kematian yang lebih tinggi pada pria dimotivasi oleh persaingan untuk mendapat pasangan kawin.

Wanita lebih banyak berinvestasi dan menahan diri dalam urusan reproduksi sehingga pria kemudian cenderung bersaing dengan pria lain untuk mendapat pasangan kawin dan mencoba membuat dirinya terlihat menarik di mata wanita.
caribdirect.com
dgreymatter.wordpress.com
"Kompetisi ini mengarah pada strategi yang berisiko bagi pria dan mengakibatkan tingginya angka kematian. Jika persaingan untuk mendapat pasangan kawin bertanggung jawab atas kematian pria, maka semakin banyak persaingan untuk mendapat pasangan kawin, maka angka kematian pria cenderung makin tinggi," kata Krugerseperti dilansir Phys.org.

Dalam penelitian, Kruger menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempengaruhi tingkat persaingan pada pria yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat pengambilan risiko dan kematian.

Faktor pertama adalah poligami, yaitu situasi sosial di mana seorang pria mempertahankan hubungan seksual dengan banyak wanita.

Beberapa spesies primata banyak melakukan poligami, yaitu 1 ekor jantan dominan mengawini sebagian besar betina dalam kelompok dan pejantan lainnya ditinggalkan.

Budaya manusia memiliki berbagai jenis poligami. Kruger menemukan bahwa semakin banyak poligami, maka semakin tinggi pula tingkat kematian pria.
suite101.com
Dalam budaya poligami, pria akan mendapat keuntungan besar jika menjadi dominan, salah satunya mendapatkan banyak pasangan kawin. Pria yang tidak dominan tidak dapat memilih pasangan atau bahkan tidak mendapat pasangan kawin yang tersisa.

Faktor kedua adalah tingkat kesenjangan ekonomi. Dalam pemilihan pasangan, pria dinilai dari sebanyak apa investasi terhadap sumber daya yang dimiliki. Investasi ini akan membawa manfaat untuk keturunannya. Makin lebar kesenjangan antara si kaya dan si miskin, makin besar kemungkinan peningkatan tingkat kematian pria.

Seorang pria yang memiliki sumber daya seperti uang, rumah dan keamanan finansial lebih besar kemungkinannya menemukan pasangan seksual.

Dalam kedua kasus tersebut, ada kesenjangan antara puncak dan bawah, antara pria yang dominan atau paling kaya dengan pria paling tidak dominan atau miskin.

famezine.net
"Kehilangan posisi dalam masyarakat pelaku poligami atau memiliki kondisi ekonomi yang lemah artinya kehilangan hampir semua kesempatan untuk menemukan pasangan seksual. Terlebih lagi, 2 faktor ini berkaitan karena orang yang mendapat bagian terbesar dari kekayaan ekonomi seringkali hampir sama artinya dengan menjadi pejantan yang dominan," kata Kruger.

Dalam persaingan di mana sang pemenang mendapatkan semuanya, sedikit sekali pria yang mau mengalah dan akan berusaha mempertaruhkan segalanya untuk bisa sampai ke puncak.

Dari dua penelitian di atas terlihat masalah usia terkait pada genetika dan psikologis. Secara kodrat, takdir yang sudah digariskan lewat DNA susah untuk disanggah. Namun, penyebab psikologis seperti persaingan antar lelaki akan seks masih bisa diatasi bila tercipta keadilan dan rasa syukur.

Meski poligami masih disahkan oleh beberapa kepercayaan, pastinya monogami lebih bisa membantu agar tak tercipta kesenjangan, baik antar lelaki maupun kaum wanita.

jangan lupa "Like" disini yah
»»  READMORE...

Sahur? Susu Yes, Teh dan Kopi No!

Respons: 0 komentar
Puasa selama 13-14 jam tiap hari selama satu bulan mengakibatkan cairan dalam tubuh menurun. Cara mengatasinya harus menjaga asupan cairan agar tidak terjadi dehidrasi.
 
Sayangnya, kita sering lupa memperhatikan konsumsi cairan tubuh. Apalagi bagi yang terbiasa minum kopi dan teh, saat bangun sahur guna mencegah mata mengantuk, minuman jenis itulah yang sering jadi pilihan dibanding memperbanyak minum air putih.

"Normalnya, tubuh membutuhkan kurang lebih dua liter cairan atau sekitar enam hingga delapan gelas air. Kadangkala, saat puasa tak terpenuhi. Ada yang cuma minum segelas saat sahur dan dua gelas saja saat buka. Akibatnya, tubuh menjadi dehidrasi," ujar dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK.

Gejala paling ringan ketika mengalami dehidrasi adalah bibir dan lidah kering, lemah, pusing, rasa mual atau kelelahan ekstrim. Selain itu, warna urin menjadi lebih gelap daripada biasanya.
Seorang bocah Palestina bersusah-payah demi air bersih /  occupiedpalestine.wordpress.com
Air putih merupakan cairan paling tepat untuk mengatasi dehidrasi. Fiastuti menyarankan agar kita mengonsumsi tiga gelas air saat sahur dan delapan gelas air saat buka. Tentunya, tidak diminum secara langsung, melainkan bertahap selama malam hari saat tidak berpuasa.

Ia juga mengingatkan agar kita mengindari minuman manis saat sahur. Hal itu untuk mengontrol kadar gula dalam tubuh. Cairan manis yang dikonsumsi saat sahur bisa mengenyangkan sesaat, tetapi dapat menyebabkan hipoglisemia (kadar gula tubuh menurun secara drastis).

"Daripada minum teh manis saat sahur lebih baik anda meminum susu, karena bisa membuat kenyang lebih lama dari makanan lain. Susu memiliki kadar glikemik yang rendah dan tidak hanya mengandung karbohidrat, tetapi juga mengandung protein dan lemak yang diserap tubuh secara perlahan," jelasnya.
 
medicinenet.com
Jika ingin berolahraga, lakukan sebelum buka puasa. Pasalnya, seseorang berpeluang lebih besar kehilangan banyak cairan tubuh ketika berolahraga. Dengan mengatur jadwal olahraga mendekati waktu buka, tubuh akan terhindar dari dehidrasi berlebihan.

"Olahraga setelah berbuka sebaiknya dilakukan. Tak perlu olahraga berat. Cukup dengan berjalan di sekitar komplek atau sekitar halaman rumah. Dengan berjalan, akan ada benturan pada tulang. Hal itu membantu memperkuat tulang Anda," imbuh Fiastuti.

Nah, mari kita ambil gelas dan minum air putih sebelum waktu sahur tiba, ya.

jangan lupa "Like" disini yah
»»  READMORE...

5 Insiden Menyedihkan Sepanjang Sejarah Olimpiade

Respons: 0 komentar
Olimpiade yang masih berlangsung di London sekarang ini ternyata dalam catatan sejarah perjalanan selama kurang lebih 100 tahun ini banyak menyisakan catatan kelam.

Dari aksi bom yang menewaskan warga sipil tak berdosa, pembunuhan atlit, sampai dengan atlet yang tewas kepanasan. Nah, tanpa panjang lebar mari kita lihat satu persatu tragedi apa yang pernah terjadi di Olimpiade.

1. Bom Pipa di Olimpiade Atlanta



Tanpa dinyana namanya juga tragedi. Dalam perhelatan Olimpiade Musim Panas tepatnya di kota kelahiran pejuang hak asasi manusia Martin Luther King, Atlanta, pernah terjadi ledakan tiga bom pipa.

Tiga bom pipa itu meledak persis di Centennial Park, yaitu taman yang khusus disiapkan sebagai pertanda peringatan 100 tahun Olimpiade. Setidaknya dalam tragedi ini 100 orang harus mengalami luka-luka di lokasi kejadian dan dua orang harus kehilangan nyawanya.


2. Aksi Teroris di Olimpiade Munchen 1972


Bagi Anda yang pernah menyaksikan film yang dibintangi Eric Bana berjudul Munchen dan film dokumenter One Day in September, pastilah sadar tema yang diangkat oleh kedua film itu apa.

Ya, tragedi Olimpiade di Munchen tahun 1972. Peristiwa yang dikenal sebagai Black September ini, setidaknya 11 orang dalam kontingen olimpiade asal Israel harus meregang nyawa oleh para kelompok radikal Palestina


3. Knut Jensen Tewas saat bertanding


Pesepada asal Demark ini tak bakal menyangka bahwa Olimpiade 1960 yang diikuti adalah olimpiade terakhir dalam hidupnya. Di panas teriknya cuaca Roma ketika ia, Knut mendadak jatuh dari sepedanya.

Pertolangan medis diberikan tapi apa lacur nyawa Knut tak bisa diselamatkan beberapa hari kemudian. Dari hasil otopsi, dia tewas lantaran serangan jantung dan ada zat amfetamin di jantungnya.


4. Fransisco Lazaro tewas “kepanasan” saat bertanding


Atlet ini adalah seorang pelari marathon asal portugal, dan entah kenapa di saat dirinya bertanding pada tahun 1912 di Olimpiade Stockholm, Swedia, bukannya lari dan menyentuh garis finish, eh malah ambruk dan meninggal keesokan harinya setelah dirawat. Tubuhnya dilaporkan tak mampu menahan panas 106 derajat saat pertandingan berlangsung.


5. Pemain Denmark tewas di Olimpiade 1960


Naas, apa mau dikata takdir berkata lain kepada delapan pemain sepakbola Denmark ini. Pada 16 Juli 1960 tim sepakbola Denmark ini mengalami kecelakaan penerbangan dengan menggunakan maskapai Zone-Redningskorpset, di Copenhagen.

jangan lupa "Like" disini yah
»»  READMORE...

Hati-Hati Tipuan Diskon Besar Jelang Lebaran!

Respons: 0 komentar
Diskon besar-besaran semakin menggoda menjelang Lebaran. Hati-hati, beberapa diskon ternyata hanya tipuan. Jangan sampai maksud hati ingin dapat barang murah, tetapi akhirnya menyesal.


Ketika memasuki bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, sering terlihat fenomena diskon besar-besaran. Obral atau diskon di berbagai mall hingga pasar tradisional sering membuat seseorang tidak berpikir panjang. Saat melihat tulisan DISKON 75%, banyak wanita yang langsung memasukkan beberapa busana muslim, sepatu, tas dan lain sebagainya ke dalam kantong belanja. Tahukah Anda, tidak semua pedagang dan toko memberikan potongan harga atau diskon besar yang sesungguhnya, ada beberapa yang melakukan tipuan halus. Tipuan-tipuan halus ini sering tidak disadari, terutama oleh para wanita.

BERBAGAI TIPUAN DISKON LEBARAN

Inilah beberapa tipuan yang seringkali dilakukan para pedagang, mulai dari pasar tradisional hingga mall besar.

Harga Dinaikkan Dulu

Tipuan ini sudah banyak diketahui para wanita, tapi tetap saja banyak yang tertipu. Sahabat Senang-Baca bernama Nanda yang kami wawancara (25/07) bercerita bahwa dia ingin membeli sebuah sepatu, tetapi karena harganya cukup mahal, dia menabung terlebih dahulu. Beberapa minggu kemudian, sepatu yang dia incar diberi label diskon 70%, tetapi setelah dihitung, harga sepatu tersebut ternyata telah dinaikkan terlebih dahulu sebelum didiskon. Harga akhir sepatu tersebut justru semakin mahal walaupun telah didiskon 70%.

Agar Tidak Tertipu:

Anda bisa menanyakan pada teman atau kerabat mengenai pengalaman diskon dengan harga dinaikkan terlebih dahulu. Anda juga bisa melakukan pengamatan beberapa bulan sebelumnya dengan mengingat harga harga normal sebuah. Beberapa bulan kemudian, biasanya akan ada diskon. Coba amati, apakah harga yang dicantumkan saat diberi diskon sama dengan harga normal.

Barang Cacat

Pengalaman berbeda diceritakan Natha, wanita 25 tahun ini biasanya hanya membeli barang diskon berupa baju atau barang-barang fashion. Pengalaman tidak enak yang dia alami saat membeli baju yang didiskon adalah cacat, misalnya saja kancing yang hampir lepas atau coretan. Walaupun punya pengalaman buruk, hobi berburu pakaian diskon masih dilakukan Natha hingga sekarang.

Agar Tidak Tertipu:

Cermat dan teliti adalah kunci utama agar Anda tidak mendapatkan barang cacat. Barang-barang yang rentan cacat adalah berbagai busana dan perlengkapan rumah tangga. Untuk barang fashion, perhatikan kelengkapan: kancing, jahitan, permukaan (warna yang pudar atau coretan), ikat pinggang dan sebagainya. Untuk perlengkapan rumah tangga, misalnya toples atau peralatan makan, perhatikan apakah ada retak, pecah di ujung, atau goresan pada permukaannya.

Persediaan Lama Dijual Lagi

Istilah kerennya adalah cuci gudang. Barang-barang yang menjadi stok lama dijual kembali dengan harga lebih murah. Hal ini juga berlaki pada barang fashion terutama busana yang berganti gaya dalam waktu yang cepat. Sayangnya, tak semua toko memberi label cuci gudang. Sahabat kami bernama Ellyana bercerita, dia sering melihat busana yang sudah lewat trennya tetapi dijual lagi dengan diskon besar. "Kalau kita mengikuti tren, pasti tidak akan tertipu dengan diskon seperti ini," ujarnya.

Agar Tidak Tertipu:

Jika Anda termasuk orang yang ingin mengikuti tren terbaru, jangan berkutat di kotak diskon, tetapi pada pakaian yang dipakai manekin. Jika Anda tetap ingin membeli barang diskon persediaan lama, pastikan barang yang Anda beli memiliki model dan gaya yang everlasting atau bisa dipakai dalam tren apapun.

Menjual Makanan Yang Hampir Kedaluwarsa

Beberapa swalayan nakal memberi diskon makanan atau minuman yang mendekati tanggal kedaluwarsa. Buah-buahan yang sudah matang (bahkan mendekati busuk) dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan buah yang masih segar. Hati-hati dengan makanan berupa kue kering, camilan anak-anak, sirup, tepung dan bahan makanan yang banyak diburu jelang Lebaran. Semakin mendekati tanggal kedaluwarsa, semakin murah harganya.

Agar Tidak Tertipu:

Selalu teliti membaca tanggal kedaluwarsa produk-produk makanan dan minuman. Beberapa makanan kemasan seperti kue kering atau sirup masih baik dinikmati setidaknya dua bulan sebelum tanggal kedaluwarsa. Ingat, jangan jadikan harga murah sebagai alasan untuk membahayakan kesehatan Anda, keluarga, dan tamu yang akan berkunjung saat Idul Fitri tiba!

jangan lupa "Like" disini yah
»»  READMORE...

Tips Cermat Belanja Lebaran

Respons: 0 komentar

Lebaran identik dengan belanja baju baru untuk keluarga. Namun, opini yang berkembang adalah 'mumpung lebaran dan banyak diskon' sehingga belanja pun terkesan berlebihan.
Padahal, jika dicermati, harga yang tertera pada pakaian menjelang lebaran tidaklah wajar, diskon pun hanya sekedar tipuan. Anda tentu tak ingin uang THR habis begitu saja hanya karena tipuan diskon, bukan? Nah, agar Anda tidak tertipu dengan beragam penawaran 'menarik' menjelang lebaran, ada baiknya Anda simak tips cermat belanja kebutuhan berikut ini:

1. Jangan ikuti tren

Hindari membeli pakaian yang sedang ngetren. Jika Anda membeli pakaian hanya karena mengikuti tren, maka pakaian hanya akan Anda gunakan sekali waktu saja. Hal ini tentu saja berujung pada pemborosan. Untuk menghemat, sebaiknya pilihlah pakaian yang bisa digunakan di saat lebaran dan saat-saat lainnya.

2. Susun anggaran

Ini penting sekali loh, Ladies. Biasanya, banyak wanita akan 'kalap' jika melihat pakaian dengan tanda 'sale'. Jika sebelumnya Anda telah menyusun anggaran, maka saat berbelanja Anda akan sedikit mengerem keinginan yang berlebihan.

3. Susun daftar belanja

Selain menyusun anggaran, menyusun daftar belanja juga penting. Hal ini mencegah Anda belanja berlebihan dan sesuai kebutuhan.

4. Jangan terpengaruh mood

Jangan pernah berbelanja karena pengaruh suasana hati. Segera hentikan tindakan belanja berlebihan hanya untuk mengusir rasa bosan atau demi meningkatkan kepercayaan diri. Selain boros, perasaan senang saat berbelanja hanyalah bersifat sementara.

5. Belanja sendirian

Belanja dengan mengajak keluarga atau sahabat memang menyenangkan. Selain memberikan masukan dan saran, berbelanja dengan mereka ada kalanya lebih ceria dan bersemangat. Namun, yang perlu diingat, selera Anda dan keluarga atau sahabat tidaklah sama. Jadi, ada baiknya Anda belanja sendirian untuk menyesuaikan budget dan kebutuhan.

6. Gunakan uang tunai

Cara terampuh untuk menyetop kegiatan belanja yang berlebihan adalah dengan menggunakan uang tunai. Menggunakan uang tunai sesuai anggaran dapat menyetop pengeluaran Anda yang kadang sedikit impulsif.

7. Beli perhiasan aksen sederhana

Jika saat lebaran Anda biasa membeli perhiasan, sebaiknya pilihlah perhiasan dengan aksen sederhana. Karena perhiasan dengan aksen sederhana dapat digunakan dengan perpaduan aneka pakaian.

jangan lupa "Like" disini yah
»»  READMORE...

Copyright © Terbaru dan Terunik

Designed By: Habib Blog