deretan hutan batu yang menakjubkan

Respons: 0 komentar
Karst Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan merupakan salah satu kawasan karst yang mempunyai bentang alam yang unik dan khas yang biasa disebut tower karst.

SULAWESI Selatan punya karst (perbukitan cadas) yang sangat luas, yaitu Karst Maros-Pangkep. Membentang seluas 4.500 hektare, terluas ketiga di dunia. Susuri karst ini dan saksikan kekayaan di dalamnya.

Kawasan ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Maros dan Pangkep. Tepatnya di sebelah utara Kota Makassar, antara 50 hingga 100 kilometer dari Kota Makassar. Jajaran karst ini dapat terlihat jelas dari jalan trans-Sulawesi yang menghubungkan Makassar-Parepare.

Gua yang terbentuk sebagai hasil pencucian batuan karbonat itu tidak hanya menghasilkan ornamen gua yang sangat cantik. Tetapi juga menjadi tempat spesies manusia berlindung di masa lampau. Gua-gua yang dihuni oleh manusia dan kebudayaannya di masa lampau. Inilah yang disebut sebagai gua prasejarah.



Potensi speleologi

Gua-gua yang berkembang membentuk lorong dan sungai bawah tanah di karst Maros-Pangkep menjadi salah satu potensi tersendiri. Gua dengan sungai bawah tanah itu telah mengalami perkembangan pembentukan gua yang menakjubkan.

Gua terpanjang dan terdalam di Indonesia

Hingga kini, gua terpanjang dan terdalam di Indonesia pun ditemukan di karst Maros. Gua terdalam berbentuk sumur tunggal dengan kedalaman 260 meter ditemukan di Leang Leaputte. Adapun gua terpanjang diperkirakan ditemukan di sistem gua Salukkan Kallang, yang panjangnya mencapai 2.700 meter.

Sistem gua ini merupakan sekumpulan sistem perguaan yang sambung-menyambung dan mempunyai beberapa mulut gua. Salah satu mulut gua itu adalah gua vertikal yang terdapat di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, di daerah Karaenta. Pada 2001, kembali ditemukan gua terpanjang kedua di Maros, dengan panjang 12 kilometer di daerah Balocci, Pangkep. Temuan ekspedisi tim Prancis ini semakin menambah daftar panjang kekayaan gua di Maros.




Hutan Karst di China


»»  READMORE...

4 Warisan Dunia Yang Ada di Indonesia

Respons: 0 komentar
Indonesia memiliki 4 Taman nasional yang masuk dalam warisan dunia yang diakui oleh UNESCO, badan dari PBB dunia.
Luasan hutan tropis Indonesia adalah hutan ketiga terluas dunia setelah Brasil dan Republik Demokrasi Kongo. Hutan tropis ini adalah rumah dan persembunyian terakhir bagi kekayaan hayati dunia yang unik. Hutan tropis Indonesia Luasnya 98 juta hektare (estimasi luas hutan tahun 2000). Data yang tercantum dalam dalam buku Potret Keadaan Hutan Indonesia, FWI/GFW 2001, Bogor, Indonesia, keragaman hayati yang ada di hutan-hutan Indonesia meliputi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia, dan 16% spesies burung. Sekitar 17.000 pulau Indonesia memiliki tujuh kawasan biogeografi utama dan keanekaragaman tipe-tipe habitat yang luar biasa.
1. Taman Nasional Komodo
Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu pulau Komodo, pulau Rinca dan pulau Padar serta 26 buah pulau besar/kecil lainnya. Sebanyak 11 buah gunung/bukit yang ada di Taman Nasional Komodo dengan puncak tertinggi yaitu Gunung Satalibo (± 735 meter dpl). Wilayah darat taman nasional ini 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km².

Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas; ternyata merupakan habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba Komodo (Varanus komodoensis).

Sebagian besar taman nasional ini merupakan savana dengan pohon lontar (Borassus flabellifer) yang paling dominan dan khas. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan (Calamus sp.), bambu (Bambusa sp.), asam (Tamarindus indica), kepuh (Sterculia foetida), bidara (Ziziphus jujuba), dan bakau (Rhizophora sp.)

Selain satwa khas Komodo, terdapat rusa (Cervus timorensis floresiensis), babi hutan (Sus scrofa), ajag (Cuon alpinus javanicus), kuda liar (Equus qaballus), kerbau liar (Bubalus bubalis); 2 jenis penyu, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis paus dan duyung yang sering terlihat di perairan laut Taman Nasional Komodo
2. Taman Nasional Ujung Kulon


Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820. Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang (Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.


Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).
3. Taman Nasional Lorentz


Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Tenggara dan Pasifik. Kawasan ini juga merupakan salah satu diantara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis. Membentang dari puncak gunung yang diselimuti salju (5.030 meter dpl), hingga membujur ke perairan pesisir pantai dengan hutan bakau dan batas tepi perairan Laut Arafura. Dalam bentangan ini, terdapat spektrum ekologis menakjubkan dari kawasan vegetasi alpin, sub-alpin, montana, sub-montana, dataran rendah, dan lahan basah
Jenis-jenis tumbuhan di taman nasional ini antara lain nipah (Nypa fruticans), bakau (Rhizophora apiculata), Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata.
Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik diantaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx).
Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.
4. Hutan Hujan Tropis Sumatra
Hutan tropis Sumatra Hutan hujan tropis Sumatera merupakan rumah bagi berbagai makhluk hidup. Banyak di antaranya yang merupakan spesies hewan yang terancam punah, seperti orangutan Sumatera, harimau Sumatera, kelinci Sumatera, dan badak Sumatera. Di hutan hujan tropis ini juga tumbuh berbagai tumbuhan endemik, seperti kantong semar, bunga terbesar di dunia Rafflesia, dan bunga tertinggi Amorphophallus.
source: desiran.blogspot.com
»»  READMORE...

Tradisi Unik Di Ukrainia - Wet Monday

Respons: 0 komentar
Wet Monday adalah festival tahunan yang dirayakan pada hari Senin pertama setelah Paskah. Pada hari ini, orang - orang yang ada di jalan - jalan di siram dengan air, tapi perhatian mereka sebagian besar terhadap para gadis-gadis, tentu saja ^_^.



»»  READMORE...

Inilah Susan Boyle dari Taiwan!

Respons: 0 komentar
TAIWAN - Anda mungkin pernah mendengar nama Susan Boyle, wanita asal Skotlandia yang ikut kontes menyanyi dan memiliki suara yang indah dengan kekurangan fisiknya. 

Di Taiwan ada seorang pria berusia 24 tahun yang bekerja sebagai penjaga toko, ia dijuluki dengan si gendut kecil. Ia pun mendadak menjadi terkenal ketika mengikuti ajang pencarian bakat, ia menyanyikan lagu Whitney Houston.
Lin Yu-chun, pria yang berperawakan kecil dan gendut ini menang dalam ajang Million Star setelah menyanyikan hits dari Whitney Houston "I Will Always Love You" dengan sangat mirip sekali. Videonya di YouTube pun telah ditonton 480 ribu kali.
"Saya terkejut dapat menarik perhatian banyak orang. Saya sangat bahagia sekali karena semua orang suka akan penampilan saya," ujar Lin, yang bekerja paruh waktu di toko musik.
"Saya suka sekali menyanyi sejak dari kecil dan rasanya saya sekarang bisa mencapai impian saya. Saya harap, saya bisa berkarir di musik," tuturnya seperti dilansir AFP, Kamis (9/42010).
TVBS memberinya julukan dengan "Susan Boyle dari Taiwan", perawakannya yang gemuk dan pendek, memiliki julukan dari teman-temannya sebagai "si gendut kecil".
"Saya merasa tersanjung disamakan dengan Susan Boyle. Saya terinspirasi darinya, karena dia bisa membuktikan walaupun fisik kurang tapi dapat bersinar di panggung," ujar Lin.
Semenjak videonya diposting melalui YouTube, dia menjadi buah bibir di dunia maya di hampir semua belahan negara.
Bahkan seorang penonton di YouTube memberikan komentar, bahkan Whitney Houston pun tidak bisa melakukannya lebih baik darinya.
(rhs)
»»  READMORE...

Bertemu Nenek, Bocah Hidup Kembali

Respons: 0 komentar
BERLIN - Seorang bocah berusia tiga tahun secara ajaib hidup kembali setelah dinyatakan meninggal selama lebih dari tiga jam. Bocah itu mengaku bertemu sang neneknya di surga saat dirinya sedang kritis.

Bocah bernama Paul dibawa melalui udara ke rumah sakit di Berlin, Jerman, usai dirinya terjatuh ke dalam danau di rumah kakek-neneknya di Lychen, sebelah Utara Berlin. Dokter yang saat itu menangani dirinya, sempat menyerah untuk menyelamatkannya.
ilustrasi: The Sun

Namun setelah tiga jam dan 18 menit, jantung Paul kembali berdetak ia pun hidup kembali. Seorang dokter yang menyaksikan kejadian itu mengaku takjub dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat itu.

"Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini," menurut dokter yang menangani anak ajaib itu, Lothar Schweigerer. "Normalnya saat anak kecil tenggelam di dalam air selama beberapa menit, kecil kemungkinannya untuk selamat," tandas Schweigerer seperti dikutip Bild, Kamis (8/4/2010).

Sementara bocah tersebut mengaku dirinya bertemu dengan sang nenek yang sudah lama meninggal, saat ditanya oleh kedua orang tuanya. "Aku bertemu dengan nenek Emmi di surga. Dia menyuruhku kembali secepatnya," tandas anak tersebut. (faj)okezone
»»  READMORE...

Kapel di Jerman Jadi Tempat Pemujaan Hitler

Respons: 0 komentar
BERLIN - Sebuah kapel atau tempat berdoa bagi umat Kristen dibangun dari rumah peristirahatan mewah bekas pemimpin Nazi Adolf Hitler. Menyadari kapel itu dibangun dari sisa bangunan milik Hitler, kini kapel tersebut dijadikan kuil pemujaan kelompok Neo-Nazi.

Kapel Wegmacher yang berada di daerah pegunungan Jerman kini berubah fungsi sebagai tempat berkumpulnya kelompok Neo-Nazi. Hal ini dibuktikan ditemukannya lambang swastika pada salah satu tiang kayu penopang bangunan tersebut.

Warga setempat juga mengaku, jika mereka seringkali melihat beberapa orang berkepala botak dan menggunakan jaket kulit, meninggalkan catatan yang berisikan pujian kepada Hitler. Mereka bahkan menyalakan lilin sambil mengenang pemimpin Nazi tersebut.

Setelah Pemerintah Jerman melakukan penyelidikan, mereka menemukan bahwa kapel yang seharusnya digunakan untuk tempat berdoa oleh umat Kristen dibangun dari bekas reruntuhan rumah Hitler. Kontruksi kapel tersebut sebagian besar berasal dari runtuhan rumah peristirahatan Hitler di kota Berghof, wilayah Berchtesgaden.

Beberapa dari batu yang dipakai di rumah Hitler dibawa oleh para budak-budak Yahudi untuk membangun rumah yang berada di Berghof.

"Jemaat yang biasa mendatangi kapel tersebut berharap jika bangunan tersebut tidak pernah dibangun. Kini kapel tersebut hanya membawa masalah di dunia sekuler saat ini," menurut majalah Der Spiegel, Sabtu (3/4/2010).

Penggunaan material dari bekas rumah Hitler ini tentunya amat bertentangan dengan kebijakan pascaperang Pemerintah Jerman, yang tidak memperbolehkan penggunaan benda-benda berhubungan dengan Nazi.

Rumah Hitler di Berghof sendiri di bom oleh pesawat pihak sekutu menjelang akhir perang dunia kedua, saat Hitler tertahan di bunkernya di Berlin. Perdebatan kini muncul di Jerman mengenai pemanfaatan dari runtuhan yang masih tersisa. Ada usulan jika lokasi tersebut dijadikan tempat wisata, namun tentunya masalah ini masih terus mengundang kontroversi.  (faj)
»»  READMORE...

Copyright © Terbaru dan Terunik

Designed By: Habib Blog